Senin, 27 Oktober 2025

Banja Loweh

 

𝗠𝘂𝘀𝘆𝗮𝘄𝗮𝗿𝗮𝗵 𝗥𝗲𝘃𝗶𝘁𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗣𝗲𝗻𝗴𝘂𝗿𝘂𝘀 𝗕𝘂𝗺𝗻𝗮𝗴 𝗕𝗮𝗻𝗷𝗮𝗿 𝗦𝗮𝗸𝗮𝘁𝗼 𝗗𝗶 𝗚𝗲𝗹𝗮𝗿


Pemerintah Nagari Banja Loweh Kecamatan Bukik Barisan menggelar musyawarah revitalisasi pengurus Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) Banjar Sakato pada Kamis (23/10/2025). Kegiatan ini dihadiri secara langsung oleh Wali Nagari Yonefri beserta jajaran pengurus BUMNag, Badan Musyawarah (Bamus) Nagari, PD/PLD serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Musyawarah ini bertujuan untuk meninjau kembali struktur kepengurusan BUMNag guna meningkatkan kinerja dan kontribusinya bagi pembangunan ekonomi nagari. Wali Nagari Yonefri dalam sambutannya menekankan pentingnya peran BUMNag dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro dan kesejahteraan masyarakat dalam mendukung Program Ketahanan Pangan.


“Revitalisasi pengurus BUMNag ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kelembagaan dan program kerja yang lebih efektif ke depan,” ujar Wali Nagari Yonefri.

Hadirnya tokoh masyarakat dalam musyawarah ini juga menjadi bukti dukungan penuh terhadap pengembangan BUMNag sebagai tulang punggung perekonomian nagari. 


Musyawarah berjalan dinamis dengan berbagai masukan konstruktif dari peserta untuk kemajuan BUMNag Banjar Sakato.

Diharapkan melalui revitalisasi ini, BUMNag dapat lebih mandiri dan inovatif dalam mengelola potensi ekonomi lokal untuk kesejahteraan bersama.


Banja Loweh, 28 Oktober 2025

#TPPKemendesa

#DanaDesa




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Musrenbang Perubahan RPJM 2022-2030, Rancangan RKP 2026 dan DU RKP 2027 Nagari Maek

Gambar

𝕄𝕦𝕤𝕣𝕖𝕟𝕓𝕒𝕟𝕘 ℕ𝕒𝕘𝕒𝕣𝕚 𝕂𝕠𝕥𝕠 𝕋𝕒𝕟𝕘𝕒𝕙 ℝ𝕦𝕞𝕦𝕤𝕜𝕒𝕟 ℙ𝕖𝕣𝕦𝕓𝕒𝕙𝕒𝕟 ℝℙ𝕁𝕄 𝟚𝟘𝟚𝟚-𝟚𝟘𝟛𝟘, ℝ𝕂ℙ 𝟚𝟘𝟚𝟞 𝕕𝕒𝕟 𝔻𝕌-ℝ𝕂ℙ 𝟚𝟘𝟚𝟟

Gambar

Desa Digital

 

Dengan teknologi semuanya jadi mudah

 DENGAN TEKNOLOGI SEMUANYA JADI MUDAH

Pada tahun 2023, Nagari Koto Tangah Simalanggang Kecamatan Payakumbuh memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat setempat baik untuk kepentingan urusan surat menyurat masyarakat maupun kemudahan pelayanan mendapatkan informasi dan hal-hal lainnya melalui anjungan Informasi Desa. Hal ini bertujuan semata-mata ingin memudahkan masyarakat setempat khususnya untuk mendapatkan pelayanan yang maksimal dari pemerintahan nagari Koto Tangan Simalanggang. Selain itu keberadaan Anjungan Informasi ini merupakan langkah maju dalam mewujudkan keterbukaan informasi p


ublik. Masyarakat dapat mengakses link website untuk mendapatkan berbagai informasi terkait program-program yang dijalankan oleh Pemerintahan Nagari, baik itu mengenai penggunaan dana desa, penggunaan dana ADD dan sumber-sumber pendanaan lainnya bisa dilihat melalui Anjungan Informasi Publik. 

Selain untuk mendapatkan informasi, masyarakat maupun pihak-pihak yang berkepentingan bisa mendapatkan akses yang sangat untuk pembuatan dokumen-dokumen yang diperlukan seperti, surat keterangan usahasurat keterangan domisili tanpa harus datang ke Kantor Wali Nagari, tetapi cukup mengakses link website yang disediakan melalui Anjungan Informasi Publik ini. Begitu banyak kemudahan yang bisa diperoleh dari semakin canggihnya teknologi yang ada saat ini. Program-Program pemerintahan Nagari, baik kegiatan Padat Karya Tunai Desaprogram penanggulangan stuntingprogram ketahanan panganBadan Usaha Milik Nagari dan lain sebagainya dapat  diperoleh dengan mudah melalui teknologi yang sudah diterapkan di Nagari Koto Tangah Simalanggang yaitu Anjungan Informasi Desa.

Berikut beberapa dokumentasi kegiatan yang dapat diperoleh dengan mudah melalui website kototangahsimalanggang.digitaldesa.id

 

 

 

Dengan semangat pemberdayaan melalui kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh Tenaga Pendamping Profesional Kecamatan Payakumbuh khususnya, mari kita tingkat kesadaran masyarakat wilayah dampingan, agar dapat menjadikan teknologi yang semakin hari semakin canggih bisa membawa kebaikan dan perubahan prilaku generasi penerus bangsa ke arah yang lebih baik dan dapat memanfaatkan teknologi dengan cara yang tepat sehingga banyak peluang yang bisa diraih melalui kecanggihan teknologi informasi yang ada saat ini. Mari kita kawal nagari dampingan untuk tetap semangat dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat dengan cara yang mudah.

By: Titra N Kumala, SH (Noverika84)


Komentar

Payakumbuh

 

Monitoring Kegiatan Pembangunan Jaringan Irigasi

Sebagian besar masyarakat nagari menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian. Air merupakan kebutuhan utama dalam kegiatan bercocok tanam, namun ketersediaannya sering tidak menentu, terutama pada musim kemarau. Ketergantungan terhadap air hujan menyebabkan hasil pertanian tidak stabil dan produktivitas menurun.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan pembangunan jaringan irigasi yang dapat mengatur dan menyalurkan air secara merata ke lahan pertanian. Melalui pembangunan jaringan irigasi, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan hasil panen, memperluas lahan garapan, serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat nagari

.

Selain itu, pembangunan irigasi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat melalui kerja sama, gotong royong, dan pemeliharaan bersama demi tercapainya kesejahteraan dan kemajuan desa secara berkelanjutan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Bakti Pendamping Desa

Gambar

Perletakan Batu Pertama Gerai Pembangunan Gudang dan Perlengkapan Koperasi Desa Merah Putih

Gambar

Akabiluru

 

Senin, 27 Oktober 2025

Musyawarah Rumah Desa Sehat (RDS) Penetapan Data Stunting Hasil Penimbangan Bulan Agustus 2025 Nagari Koto Tangah Batu Ampa Kecamatan Akabiluru

 

‎Dalam upaya menekan angka stunting di Nagari Koto Tangah Batu Ampa, Pemerintah Nagari melaksanakan Musyawarah Rumah Desa Sehat (RDS) untuk penetapan data stunting hasil penimbangan Bulan Agustus 2025.

Kegiatan ini dilaksanakan di aula kantor Wali Nagari Koto Tangah Batu Ampa dan dihadiri oleh berbagai unsur terkait, antara lain Camat Akabiluru yang diwakili oleh Sekretaris Camat, Kepala Puskesmas PiladangPenyuluh KB Kecamatan AkabiluruPendamping DesaPendamping Lokal DesaBamuskader kesehatanguru PAUDBidan Desa, serta tokoh masyarakat.

‎Berdasarkan hasil penimbangan bulan Agustus 2025, jumlah anak yang diukur sebanyak 598 anak, dengan jumlah anak yang terindikasi stunting sebanyak 26 anak atau setara dengan 4,3%.
‎Meski angka ini masih menjadi perhatian bersama, capaian tersebut menunjukkan komitmen kuat seluruh pihak dalam menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anak di nagari.

‎Dari hasil verifikasi dan diskusi, beberapa faktor penyebab (determinan) stunting di Nagari Koto Tangah Batu Ampa antara lain:

‎Tidak memiliki BPJS: 9 anak
‎Tidak memiliki air bersih: 0 anak
‎Tidak memiliki jamban sehat: 5 anak
‎Tidak mendapatkan imunisasi lengkap: 2 anak
‎Keluarga dengan anggota perokok: 22 anak
‎Riwayat ibu Kekurangan Energi Kronis (KEK): 5 anak
‎Anak dengan penyakit penyerta: 14 anak, terdiri dari 10 anak dengan riwayat BBLR, 3 anak asma, dan 1 anak epilepsi.

‎Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, perkembangan kasus stunting di Nagari Koto Tangah Batu Ampa menunjukkan dinamika sebagai berikut:

‎Keluar dari balita: 2 anak
‎Kasus baru: 3 anak
‎Sembuh: 0 anak
‎Pindah domisili: 1 anak

‎Angka ini menjadi bahan evaluasi bersama agar upaya penanganan bisa lebih tepat sasaran dan menyentuh akar permasalahan di tingkat keluarga.

‎Melalui musyawarah ini, seluruh pihak berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor, mulai dari layanan kesehatan, edukasi gizi keluarga, hingga peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya sanitasi, imunisasi, dan pola asuh yang baik.




‎Pendamping Desa bersama kader dan perangkat nagari akan terus melakukan pendampingan serta pemutakhiran data RDS sebagai dasar perencanaan kegiatan pencegahan stunting di tahun berikutnya.

‎Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, Nagari Koto Tangah Batu Ampa optimis dapat menurunkan angka stunting dan mewujudkan generasi sehat, cerdas, dan berkualitas.

Tidak ada komentar:

Hari Desa Nasional

50 Kota Sumatera Barat  Hari desa nasional, merupakan suatu hari peringatan bagi desa untuk tertantang dalam rangka meningkatkan kualitas ta...